
Media Sosial sebagai Jalan Dakwah Peradaban
Pada zaman sekarang, banyak orang menggunakan media sosial, dari yang berusia muda sampai yang tua, begitupun anak-anak. Sosia media saat ini telah menjamur penggunaanya dikalangan masyarakat. Bila merujuk kepada era saat ini, media sosial memberikan kelebihan yang cukup luas bagi masyakarat saat ini. Hal-hal yang menjadikan media sosial secara umum diantaranya seperti sumber mendapatkan informasi, dan edukasi, juga dapat memberikan pengaruh besar kepada kehidupan masyarakat. Banyak yang salah menggunakan media karena ketidakpahaman dan tidak mengerti harus bagaimana menggunakannya agar bermanfaat dan tidak menjadi madorot.
Dengan media sosial kita bisa berkomunikasi walaupun jarak di antara orang-orang yang saling berkomunikasi begitu jauh.. Kita pun bisa melihat keadaan tanpa harus berada di tempat. Ada banyak sekali media sosial, seperti Wastaap, Instagram, Facebook, Twitter dan sebagainya. Berbagai media sosial tersebut bisa digunakan untuk sarana berdakwah dengan cara sederhana misalnya membagikan atau memposting video atau kata-kata yang bermanfaat dan membuat orang menjadi mengerti bagaimana cara yang benar memakai media sosial.
Kita bisa melihat, apabila orang menggunakan media sosial secara baik, hal ini akan memudahkan seseorang untuk belajar, mencari informasi, berdakwah, maupun untuk kebutuhan lainnya. Begitu pula apabila seseorang menggunakanya secara tidak hati-hati, hal ini akan berdampak buruk. Lalu bagaimana peran media sosial ini agar menjadi jalan dakwah untuk peradaban?
Salah satunya ialah dengan cara menjadikan media sosial sebagai sarana untuk menyebarluaskan gagasan-gagasan keislaman, seperti membuat reminder keislaman atau bisa kutipan-kutipan keislaman, meliput kajian keislaman para asatidz dan asatidzah di berbagai majelis ilmu lalu menyebarluaskannya di media sosial. Walaupun kelihatan sederhana, namun kita bisa menjadikan perubahan masyakarat ke arah yang lebih baik, dan membawa dakwah peradaban Islam yang lebih maju dan realistis.
Kewajiban berdakwah sendiri diberikan kepada setiap manusia berdasarkan kemampuan mereka untuk menyampaikan dakwah Islam. Perintah berdakwah untuk setiap individu terdapat dalam firman Allah pada surat Luqman ayat 17, yang artinya: “Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang munkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan,” (Q.S. Luqman 13 : 17).
Dalam ayat tersebut disampaikan bahwa kewajiban menyeru kepada amar ma’ruf dan nahi munkar merupakan kewajiban setiap individu. Nabi Muhammad Saw pernah bersabda dalam sebuah hadis riwayat Imam Tirmidzi yang artinya: “Sampaikanlah dariku meskipun hanya satu ayat,” (H.R Tirmidzi). Hadis tersebut mejadi landsan bagi setiap orang muslim, baik laki-laki atau perempuan, untuk berdakwah menyampaikan syariat islam. Karena itulah, mulai saat ini marilah kita sama-sama menggunakan media sosial untuk kebaikan dan kebajikan, jadikan media sosial sebagai sarana dakwah peradaban, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.